Visi dan Misi

Visi dan Misi GKI Harapan Indah

Oleh: Pdt. Harianto Suryadi

Sekalipun Tata Gereja GKI Jabar dan Tata laksana Klasis Priangan sudah dinyatakan tidak berlaku lagi, sebab sejak tahun 2009 kita telah memiliki Tata Gereja dan Tata Laksana GKI, namun untuk memahami Visi dan Misi GKI Harapan Indah tidak dapat dilepaskan dari yang dinyatakan dalam Tata Gereja GKI Jabar dan Tata Laksana Klasis Priangan.

GKI Harapan Indah menerima ‘panggilan dan tugas’ dari Allah untuk melaksanakan misi. Visi dan Misi ini sudah tercantum dalam tata gereja GKI Jabar pasal 3 butir 1 dan 2 yang berbunyi sebagai berikut:

1. “GKI Jabar terpanggil untuk menerima, memberitakan dan menyatakan kasih dan keselamatan Yesus Kristus yang mencakup baik hidup pribadi maupun persekutuan, hidup jasmani dan rohani, hidup sekarang maupun hidup yang akan datang yang diperuntukkan bagi seluruh umat manusia dan dunia”.

2. “Berdasarkan panggilan itu GKI Jabar bertugas untuk melengkapi anggota-anggota jemaatnya sehingga sanggup menyatakan persekutuan, pelayanan, dan kesaksian.”.

Formulasi tersebut di atas juga termuat dalam Mukadimah Tata Gereja Gereja Kristen Indonesia butir 3 dan 4 yang berbunyi:

3. “Dalam rangka berperanserta mengerjakan misi Allah, gereja melaksanakan misinya. Misi gereja itu dilaksanakan oleh seluruh anggota gereja dalam konteks masyarakat, bangsa dan Negara di mana gereja ditempatkan.”

4. “Misi gereja dilaksanakan oleh gereja, baik dengan mewujudkan persekutuan dengan Allah dan dengan sesama secara terus-menerus berdasarkan kasih, maupun bentuk kesaksian dan pelayanan”.

Di samping yang telah tersebut di atas, GKI Harapan Indah juga juga memiliki pernyataan visi dan misi sebagai mana yang tertuang dalam Tata Gereja GKI Sinode Wilayah Jawa Barat tentang pernyataan misi Klasis Priangan sebagai berikut: “Bahwa Klasis Priangan terpanggil untuk mengemban tugas panggilan gerejawi secara umum sesuai dengan Tata laksana GKI, juga terpanggil untuk:

1. Menggembalakan dan menginjili orang-orang yang masih berbahasa Mandarin.

2. Dengan semangat Oikumene, melalui Klasis Priangan menjembatani GKI dengan gereja-gereja lain yang berlatar belakang bahasa Mandarin, baik yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri.
Berdasarkan ‘panggilan dan tugas’ tersebut, ada beberapa hal yang ingin diungkapkan, antara lain pemahaman visi dan pernyataan misi.

1. Pemahaman Visi

GKI Harapan Indah percaya bahwa Allah yang pernah memberi mandat misi kepada manusia pertama (Kejadian 1:28), Allah yang telah memanggil Abraham, memilih umat Israel dan mengutus orang percaya atau gereja untuk melaksanakan misi-Nya, adalah Allah yang juga memberikan mandat dan mengutus GKI Harapan Indah untuk melaksanakan misi-Nya.

GKI Harapan Indah menerima visi dari Allah sesuai dengan pemahaman dalam Kisah Para Rasul 1:8: ”Jika Roh Kudus turun ke atas kamu, kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi”. Oleh sebab itu jemaat GKI Harapan Indah sejak semula dan sampai sekarang mempunyai visi untuk memberitakan Injil kepada orang-orang yang di luar keselamatan.

2. Pemahaman Misi

GKI Harapan Indah percaya bahwa Allah telah menetapkan dan memanggil untuk memberitakan, menyatakan kasih dan keselamatan Yesus Kristus bagi seluruh umat manusia dan dunia. Atau dengan kata lain bahwa GKI Harapan Indah bersedia untuk menyatakan kasih yang bersifat holistik.

Untuk melaksanakan misi Allah ini, jemaat GKI Harapan Indah terpanggil pula melengkapi anggota-anggotanya menjadi jemaat yang kuat, mandiri, dan berkembang yang ditandai dengan hidup persekutuan, pelayanan dan kesaksian.

3. Pemahaman Misi GKI Harapan Indah

“Kami percaya bahwa Allah telah menetapkan dan memanggil kami untuk membangun jemaat GKI Harapan Indah menjadi gereja yang kuat, mandiri, dan berkembang ditandai dengan: (1) pekerjaan misi yang bersifat holistik, (2) persekutuan yang indah, (3) pelayanan kepada Allah dan sesama dengan tujuan untuk kemuliaan Kerajaan-Nya”

TEMA GKI (2007 – 2011)
TUHAN MENCIPTA MANUSIA IKUT SERTA

SUBTEMA:
MEWUJUDNYATAKAN PEMBAHARUAN HIDUP YANG MEMULIAKAN ALLAH DENGAN MATA DAN PENGHAYATAN BARU

TEMA HUT GKI HARAPAN INDAH:
– TAHUN 2009: “WE ARE ONE
– TAHUN 2010: “KOBARKANLAH KASIHMU YANG SEMULA
– TAHUN 2011: “DIPERBAHARUI UNTUK MEMPERBAHARUI

TEMA GKI SW JABAR:
TUHAN MENCIPTA MANUSIA IKUT SERTA

SUBTEMA:
MEWUJUDNYATAKAN PEMBAHARUAN HIDUP DENGAN BERBAGI RUANG DALAM KEHIDUPAN BERSAMA.

TEMA GKI HARAPAN INDAH (2014):
INI AKU, UTUSLAH AKU

Program Jangka Pendek

1. Pembaharuan sistem pendataan jemaat
Program Pembaharuan System Pendataan Jemaat dapat dikatakan sebagai Pekerjaan Rumah (PR) yang telah bertahun-tahun terbelengkalai. Kami menyadari keterbatasan kemampuan mendata secara sempurna. Sekalipun sudah diupayakan pendataan yang selengkap mungkin, namun masih ada anggota-anggota yang datanya sudah tidak up to date lagi. Disamping itu kami merencanakan membuat kartu keanggotaan GKI Harapan Indah dalam format kartu, tentu hal ini diperlukan penanganan yang sangat serius dan kerja keras. Diharapkan ada tim khusus yang mendalami persoalan yang berkenaan dengan LKKJ GKI Harapan Indah.

2. Buku Nyanyian Persekutuan
Buku Pujian untuk Persekutuan memang merupakan program yang tertunda, namun dalam waktu dekat buku yang berisikan lebih dari 300 buah lagi akan segera terbit. Adapun alasan ketertundaan buku Pujian Persekutuan karena disebabkan
selain lagu-lagu tersebut dipilih secara selektif dan setiap lagu diberiukan kuncinya.

3. Peningkatan Pelayanan Persekutuan Wilayah
Mencermati kondisi Persekutuan – Persekutuan Wilayah, (10 Wilayah) tidak semuanya dalam kondisi yang baik. Ada Persekutuan-persekutuan Wilayah yang sangat aktif, tetapi juga ada yang kurang aktif. Persekutuan Wilayah selain merupakan sarana pertumbuhan rohani yang sangat baik, namun juga merupakan sarana peningkatan kebersamaan antar warga di wilayah tersebut, diharapkan menjadi salah satu program unggulan GKI Harapan Indah. Adapun langkah-langkah yang akan diambil: pendataan anggota jemaat dan para simpatisan yang berdomisili di wilayah – wilayah tersebut, perkunjungan yang dilakukan oleh Tim Perkunjungan dan koordinator wilayah, membentuk tim-tim pemerhati wilayah.

4. Membentuk Komisi Perlawatan
Mengingat dengan semakin bertambahnya jumlah anggota jemaat, dan keterbatasan pelayanan pastoral khususnya di bagian perlawatan, maka sudah saatnya GKI Harapan Indah memiliki Komisi Perlawatan. Diharapkan Komisi Perlawatan tersebut
yang akan menjadi coordinator perlawatan, bekerja sama dengan coordinator wilayah untuk melakukan kunjungan ke anggota jemaat atau simpatisan yang dilakukan melalui tim – tim perlawatan. Selain itu Komisi Perlawatan juga diharapkan memiliki tim-tim khusus kedukaan yang ikut melayani bersama Hamba Tuhan dan Majelis Jemaat.

5. Pembinaan
Selain pembinaan – pembinaan dalam sekup kecil yang akan dilakukan, misalnya Pembinaan bahasa Mandarin, Pembinaan pengurus komisi, demikian juga kami merasakan perlunya pembinaan dalam sekup yang lebih besar, seperti seminar
sehari dengan topic-topik khusus. Misalnya tentang keuangan, keluarga, pelayanan, tentang GKI dan lain sebagainya.

6. Pelatihan Pekabaran Injil Pribadi
Melengkapi jemaat untuk memiliki ketrampilan mengabarkan Injil secara pribadi dengan cara yang bijaksana. Sesuai dengan ‘Amanat Agung’ Tuhan Yesus, “ Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20).

7. Kegiatan Sosial
Bekerja sama dengan RW setempat melakukan kegiatan social, memberi sembako, dan sarung (bagi yang muslim) kepada penduduk sekitar harapan indah (termasuk penarik becak dan tukang-tukang ojek). ( Jika dimungkinkan mengikut sertakan
sekolah St. John dan GBI Kasih Karunia). Target 200 orang.

8. Mission Trip
Mengadakan pelayanan misi ke daerah, bisa di Pulau Jawa atau di luar pulau Jawa. Tujuannya adalah membuka wawasan anggota jemaat agar memiliki jiwa misi. Untuk pertama kali bisa bekerja sama dengan bidang Kesaksian dan Pelayanan
gereja-gereja di lingkungan Klasis Priangan atau Bidang Pusat Pelayanan Sosial Masyarakat Sinode Wilayah GKI SW Jabar.

Program Jangka Panjang

1. Membentuk Komisi Misi Pekabaran Injil
Adapun tujuan dari pembentukan Komisi Misi Pekabaran Injil adalah untuk mengkoordinator dan menjadi motor bagi pelayanan Misi Pekabaran Injil Gereja. Hal pertama yang harus diadakan adalah melaksanakan Kebaktian Misi. Di akhir
moment tersebut menantang jemaat untuk mendukung pekerjaan misi Pekabaran Injil, misalnya mendukung Sekolah-Sekolah Tinggi Teologia, Mendukung para Misionari / hamba Tuhan di pedalaman, Mendukung sekolah-sekolah Kristen, Mendukung lembaga-lembaga misi dan lain sebagainya.

2. Membuka Pos Jemaat
Melanjutkan Program ‘Harmoni’ yang tertunda, akibat situasi yang kurang mendukung, atau mencari lokasi baru yang memungkinkan berdirinya Pos Jemaat. Selain untuk pengembangan pelayanan misi, diharapkan dengan adanya pos Jemaat tersebut, sedikit banyak dapat mengatasi kepadatan yang selama ini terjadi. Disamping itu juga dapat meningkatkan efesiensi pelayanan pastoral kepada anggota jemaat.

Diperbaharui terakhir oleh admin pada hari Rabu, 5 November 2014, pukul 18:32 WIB.