• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Bijak Berselancar dalam Waktu

- 18 November 2023 | 17 November 2023 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 19 November 2023

Hari Minggu ini adalah hari Minggu biasa terakhir sebelum minggu mendatang kita masuk pada akhir tahun liturgi (Minggu Kristus Raja). Menjelang penutupan tahun liturgi, lewat bacaan-bacaan leksionaris yang ada, kita diajak untuk merenungkan apa artinya bijak beselancar dalam waktu. Tentu saja istilah berselancar di sini adalah sebuah kiasan, yang berarti mengarungi waktu dengan bijak. Seperti seorang peselancar yang menghadapi naik-turunnya gelombang laut, maka kehidupan kita dalam waktu pun serupa itu.

Mengapa perihal waktu ini menjadi penting? Sebab ia ditekankan dalam bacaan leksionaris kita. Bacaan pertama, menyinggung tentang hari TUHAN sudah dekat (Zef 1:7). Lalu dalam Mazmur tanggapan, ada permohonan “ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana” (Mzm 90:12) Bacaan kedua, bicara tentang hari Tuhan yang datang seperti pencuri (1Tes 5:2).

Sementara bacaan Injil, ia memang tidak menyingung waktu secara tersurat. Namun di dalamnya, kita mendapat pesan tentang bagaimana kita perlu menjalani tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan pada waktu yang tersedia, yakni sebagaimana para hamba mengelola talenta yang dipercayakan kepada mereka sampai sang tuan menjadi waktu yang tersedia bagi para hamba untuk mengelola talenta yang dipercayakan kepada mereka secara bijak. Di situlah kita melihat bahwa bacaan Injil pun sesungguhnya berbicara tentang waktu.

Oleh karena itu, lewat khotbah pada hari Minggu ini, kita hendak bicara tentang waktu – yang sesungguhnya terbatas – untuk dapat diselancari secara bijak. Waktu bagi setiap orang dalam 1 hari, berjumlah sama: 24 jam.

Namun cara setiap orang mengatur waktu dan menjalani kegiatan dalam jumlah waktu yang sama, bisa berbeda-beda. Apa yang membedakan? Ada sejumlah hal, seperti prioritas, tanggung jawab, orientasi, dsb, Dalam hal prioritas, misalnya: ketika seorang pegawai memprioritaskan untuk mengejar kenaikan jabatan, maka ia akan berusaha menggunakan waktu kerja yang tersedia untuk menunjukkan kinerja yang memuaskan atasannya. Kalau perlu ia bekerja lebih lama daripada pegawai-pegawai lainnya.

Namun, hal tersebut bisa berbeda dengan pegawai yang memprioritaskan pentingnya kehadiran diri bagi keluarga. Pegawai yang demikian, berusaha menyelesaikan tugasnya tepat waktu, sehingga tidak perlu mnjalani lembur, agar dapat pulang lebih awal guna berkumpul dengan keluarganya. (Dian Penuntun Edisi 36).

Bacaan Alkitab:

  1. Zefanya 1:7, 12-18
  2. Mazmur 90:1-12
  3. 1 Tesalonika 5:1-11
  4. Matius 25:14-30

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 7:1-2
  2. KJ 438:1-3
  3. PKJ 128:1,3
  4. Mazmur 90:1-12
  5. NKB 208:1-2
  6. PKJ 274:1,3

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 12 November 2023
Kebaktian Minggu, 19 November 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com