• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Keluarga yang Menghamba

- 19 Oktober 2024 | 18 Oktober 2024 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 20 Oktober 2024

Konflik dalam keluarga, komunitas, dan institusi, seringkali menjadi semakin pelik karena tidak ada yang mau merendahkan hati dan menahan diri. Akibatnya, konflik berkutat hanya untuk mencari siapa yang salah dan benar; mana pihak yang mengalah karena posisinya inferior dan mana pihak yang menekan karena merasa superior.

Sebagai pribadi di tengah hidup bersama, kita seringkali dikuasai oleh keengganan merendahkan hati dan kecenderungan mendahulukan diri.  Hal itu berpengaruh bukan hanya saat kita  berkonflik, tetapi juga dalam berelasi, cara pandang, perlakuan terhadap orang lain, serta dalam peran yang kita kerjakan.

Misalnya, seorang ayah, karena merasa sebagai kepala keluarga, enggan membantu membereskan pekerjaan rumah tangga dan hanya bisa memerintah ini dan itu; seorang pendeta, merasa sebagai pemimpin mengharuskan semua yang dikatakannya mesti dipatuhi dan tidak boleh dibantah oleh anggota jemaatnya.

Keadaan seperti demikian, menjadi afirmasi terhadap apa yang dikatakan Abraham Lincoln, “Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man’s  character give him power” (Hampir semua manusia dapat bertahan terhadap penderitaan, tapi jika anda mau melihat karakter seseorang, berikanlah kekuasaan).

Injil Minggu ini bercerita tentang permintaan Yohanes dan Yakobus untuk duduk di sebelah kanan dan kiri Yesus kelak dalam kemuliaan. Permintaan ini lantas mendapat reaksi dari kesepuluh murid lainnya dan menjadi kesempatan  bagi Yesus untuk mengajar mereka mengenai arti panggilan pelayanan, yang membutuhkan kerendahan hati di dalamnya.

Melengkapi bacaan Injil, Kitab Yesaya menekankan keadaan hidup seorang hamba yang rela menderita untuk menanggung segala kejahatan dan kekerasan yang ditimpakan kepadanya demi menghadirkan keselamatan dan pemulihan. Sementara itu, surat Ibrani menegaskan Yesus, Sang Imam Besar itu, tidak memuliakan diri-Nya melainkan merendahkan diri untuk taat sampai pada kesudahannya.

Memang tampak berat menjalankan panggilan hidup sebagai seorang hamba, apalagi harus mengurbankan diri. Sekalipun demikian, Mazmur memberikan keyakinan bahwa Allah adalah tempat perlindungan dan perteduhan bagi orang yang berharap kepada-Nya. Dengan demikian, rangkaian bacaan leksionari mengajak kita untuk belajar bagaimana menghamba.

Meskipun ada tantangan dan pergumulan di dalamnya, seorang yang menghamba, adalah mereka yang dimampukan untuk tetap taat dan setia dalam menjalankan peran dan tugas perutusannya karena mendapat topangan dan kekuatan dari Allah. (Dian Penuntun Edisi 38).

Bacaan Alkitab:

  1. Yesaya 53:4-12
  2. Mazmur 91:9-16
  3. Ibrani 5:1-10
  4. Markus 10:35-45

Nyanyian Jemaat:

  1. PKJ 25:1-2
  2. PKJ 187:1,3,4
  3. PKJ 289:1,2,4
  4. Mazmur 91:9-16
  5. PKJ 271:1-3
  6. Ada Tuhan dalam Keluargaku.

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 13 Oktober 2024
Kebaktian Minggu, 20 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com