• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Yang Kecil Beroleh Kasih Karunia

- 21 Desember 2024 | 22 Desember 2024 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 22 Desember 2024 – Adven IV

Bunda Teresa pernah mengatakan, “I am a little pencil in the hand of a writing God, who is sending a love letter to the world.”.

Jika kita perhatikan pernyataan Mother Teresa tersebut, maka ada dua hal yang menarik untuk kita perhatikan:
1. Mother Teresa mengibaratkan dirinya sama seperti pensil kecil.
2. Pensil kecil tersebut digunakan untuk menulis surat cinta Tuhan kepada dunia.

Saya teringat pada masa sekolah dulu, ibu saya selalu berpesan, “Jangan pakai lagi pensil kecil yang kamu sambung dengan tutup pena itu. Buang saja!” Walaupun pensil kecil itu kesayangan kita, enak digunakan untuk menulis, tapi karena ukurannya kecil, pensil tersebut dianggap tidak lagi berguna, dan layak untuk dibuang.

Kata “kecil” merupakan lawan kata dari kata “besar”. Menurut KBBI,  kata “kecil” berarti muda, sedikit, tidak penting atau tidak berharga. Pengalaman hidup menunjukkan ketika kaum muda menyampaikan pendapatnya, kita sering mengatakan “kamu masih kecil, belum makan asam garamnya kehidupan“.

Ekspresi bahagia akan diperlihatkan ketika kita mendapat hadiah yang besar ketimbang yang kecil. Naik kendaraan yang diprioritaskan adalah orang yang berbadan besar, sedang orang berbadan kecil diselipkan di antara mereka yang besar.

Sadar atau tidak, dalam hidup sehari-hari, “kecil” sering kali tidak mendapat tempat atau diabaikan, diremehkan, dipandang sebelah mata, dan tidak diperhitungkan. Sekalipun demikian, Bunda Teresa memberi pemahaman yang berbeda.

Mungkin dalam kacamata manusia, yang kecil itu tidak berguna dan tidak berharga, tetapi di hadapan dan di tangan Allah, yang kecil itu pun berharga, bahkan dipakai oleh Allah untuk menulis surat cinta-Nya kepada dunia ini.

Pada Minggu Adven keempat ini, kita diajak untuk melihat Allah yang dalam rencana karya keselamatan-Nya bagi dunia. Telah menyatakan rahmat dan kasih karunia-Nya kepada Maria sehingga ia menjadi bunda Yesus, Sang Anak Allah.

Bahkan, di dalam doktrin yang digunakan oleh Gereja Ortodoks dan gereja Katholk, Maria dikenal sebagai Theotokos, Sang Bunda Allah. Melalui ketaatan, kesetiaan dan imannnya peristiwa inkarnasi Kristus menjadi terwujud, Allah Sang Imanuel hadir di tengah-tengah kita. (Dian Penuntun Edisi 38).

Bacaan Alkitab:

  1. Mikha 5:2-5
  2. Lukas 1:46b-55
  3. Ibrani 10:5-10
  4. Lukas 1:39-45

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 113:2,3
  2. NKB 5:1,2
  3. KJ 85:1,3,5
  4. NKB 106:1,2,4
  5. NKB 126:1-3
  6. Raja Damai Lahir

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 15 Desember 2024
Kebaktian Minggu, 22 Desember 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com