Renungan Minggu, 30 November 2025 – Minggu Adven I
Minggu Adven I merupakan Minggu awal tahun liturgi gereja. Pada Minggu Adven Pertama, kita terbiasa untuk menggumuli sebuah tema terkait penantian.
Kata “penantian” merujuk pada pengertian kada Adven itu sendiri, yang di dalam bahasa latinnya disebut adventus, ‘kedatangan’, ‘lawatan’, atau ‘kunjungan’. Tema penantian umumnya terkait dengan pesan “kedatangan Kristus kembali”, atau dikenal dalam bahasa Yunaninya, parousia.
Karena itu, percakapan pada Minggu Adven tidak jauh dari percakapan tentang tema akhir zaman dan kedatangan Kristus kembali.
Berbicara tentang kedatangan Kristus kembali, beberapa gereja acap kali membahasakan peristiwa tersebut dengan gambaran peristiwa yang mengerikan dan mencekam. Gambaran tersebut bukan tanpa dasar, karena memang beberapa teks yang ada di Alkitab juga menyinggung tentang peristiwa-peristiwa yang tidak biasa sebelum masa itu tiba.
Ada peristiwa-peristiwa yang menjadi tanda-tanda zaman yang menunjuk pada waktu kedatangan Kristus kembali, seperti peperangan, bencana alam, kesusahan, kehancuran, dan lain sebagainya. Tentunya, ketika pemberitaan Adven terlalu menekankan tanda-tanda zaman dalam gambaran yang mencekam, umat akan terjebak pada gambaran kengerian terkait kedatangan Kristus.
Padahal, di balik gambaran zaman yang diceritakan sebagi tanda, masih ada pesan yang lebih dalam dan justru sangat perlu untuk diperhatikan oleh umat. Melalui refleksi pada Minggu Adven pertama ini, kita akan diteguhkan pada panggilan hidup untuk mendekat kepada Allah dengan berjalan di dalam terang Tuhan. (Dian Penuntun Edisi 40).
Bacaan Alkitab:
Nyanyian Jemaat:
- Bersinrlah Di Hati Kami
- KJ 85:1,3,4
- KJ 260:1-3
- NKB 52:1-3
- KJ 292:1-3
- Lagu Tema: Bersama Menghadirkan Harapan
Tinggalkan Balasan