Renungan Minggu, 14 Desember 2025 – Minggu Adven III
Pada masa pandemi COVID-19, ada sebuah ajakan agar masyarakat membatasi diri membuka media sosial untuk membaca berita-berita yang beredar. Sebab, rupanya tingkat stres dan kecemasan seseorang rentan melonjak ketika ia terlalu banyak terpapar berita-berita buruk.
Selain itu, dalam berbagai seminar psikologi, sering kali disampaikan bahwa otak manusia memang lebih mudah menerima dan menyimpan hal-hal negatif daripada positif.
Misalnya, ketika ada orang yang menyampaikan kritik dan orang lain menyampaikan pujian pada suatu hal yang sama, biasanya seseorang lebih merasa terganggu dengan kritik tersebut daripada merasa senang karena pujian yang diterimanya.
Bahkan, suatu peristiwa buruk kadang kala bisa begitu menguasai, sehingga pengalaman-pengalaman baik yang terjadi pada hari yang sama seakan lenyap tak terlihat.
Oleh karena itu, seorang manusia butuh kemampuan untuk dapat memberi ruang dan nilai pada pengalaman-pengalaman yang menyukakan, yang Tuhan berikan, selain terhisap pada pengalaman-pengalaman buruk yang dialaminya.
Ketika seseorang terlalu memberi perhatian pada berbagai kemalangannya dan mengabaikan karya Allah yang dinyatakan, maka keputusasaan sudah ada di depan mata, atau bahkan sudah ada dalam genggaman. Namun, jika manusia dengan jujur mengakui karya Allah yang nyata dalam hidupnya, di sanalah imannya diberikan kekuatan.
Masa Adven merupakan masa penantian akan kedatangan Kristus . Menanti sesuatu yang tidak diketahui waktunya merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan iman.
Selama manusia hidup di dunia, maka mereka akan selalu berhadapan dengan banyak kenyataaan. Kenyataan yang melemahkan iman, dan kenyataan yang memberikan pengharapan. Menanti kedatangan-Nya dengan pengharapan membutuhkan pilihan sadar manusia untuk memberi perhatian pada karya Allah.
Bukan artinya mengabaikan penderitaan dan pergumulan, namun dengan mengakui jujur mengakui tuntunan-Nya sebagai latihan Rohani untuk hidup dalam pengharapan. Kebaktian Minggu Adven III ini hendak mengajak umat untuk mau mengarahkan pandangan pada karya-karya Tuhan yang telah dinyatakan dan menjadi saksi atasnya.
Bacaan Alkitab:
Nyanyian Jemaat:
- NAG-S1 (Refrain)
- KJ 91:1-3
- KJ 84:1-3
- KJ 79:1-3
- KJ 287b:11-3
- Lagu Tema: Bersama Menghadirkan Harapan
Tinggalkan Balasan