Renungan Minggu, 01 Maret 2026
Minggu ini adalah Minggu II dalam Masa Pra-Paskah. Masa Pra-Paskah merupakan masa persiapan dan pertobatan dalam menyambut kematian dan kebangkitan Kristus. Pada masa ini, umat Tuhan diajak untuk memeriksa hati dan memperbarui kehidupan iman, sebab fokus Pra-Paskah adalah pada spiritualitas kesatuan antara umat dengan Kristus.
Bacaan Alkitab pada Minggu kedua Pra-Paskah, khususnya Kejadian 12:1–4a dan Yohanes 3:1–17, mengajak kita untuk bertanya dengan jujur:
Apakah dalam kehidupan kita, masih ada hal-hal yang kita genggam erat dan justru menghalangi pembaruan hidup dalam karya keselamatan Kristus?
Pembaruan hidup sering kali diawali dengan tindakan melepaskan. Kita mungkin perlu melepaskan “ilah-ilah” palsu dalam hidup, zona nyaman, paradigma lama, bahkan identitas diri yang telah lama kita bangun.
Seperti ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu, perubahan yang terjadi bukanlah perubahan kecil, melainkan perubahan total—baik dalam bentuk maupun pola hidup. Demikian pula pembaruan yang Tuhan kerjakan dalam hidup orang percaya.
Firman Tuhan pada Minggu ini mengajak kita merenungkan panggilan Allah untuk melepaskan segala hal yang menghambat pertumbuhan iman, supaya kita mengalami transformasi kehidupan yang seturut kehendak-Nya.
Tidak akan ada pembaruan tanpa keberanian meninggalkan “yang lama”.
Dalam dua teks ini, kita melihat dua tokoh yang berbeda: Abram dan Nikodemus. Keduanya dipanggil Tuhan untuk melepaskan kemelekatan dan paradigma lama agar dapat mengalami hidup baru.
- Abram dipanggil untuk meninggalkan tanah kelahirannya dan sanak saudaranya, serta berjalan menuju negeri yang akan ditunjukkan Tuhan. Ia belajar melepaskan rasa aman dan melangkah dalam iman.
- Nikodemus, seorang Farisi, diajak untuk melepaskan pola pikir legalistiknya dan membuka diri terhadap kelahiran baru dari Allah.
Tindakan melepaskan ini menuntun keduanya pada pengalaman hidup baru bersama Tuhan—hidup yang diperbarui oleh iman.
Kiranya melalui perenungan firman Tuhan di Minggu II Pra-Paskah ini, kita pun dimampukan untuk berani melepaskan segala kemelekatan yang menghalangi karya Tuhan dalam hidup kita, dan dengan iman melangkah menuju pembaruan yang Tuhan sediakan.
Bacaan Alkitab
1. Kejadian 12:1 -4a;
2. Mazmur 121;
3. Roma 4:1-5, 13-17;
4. Yohanes 3:1-17;
Nyanyian Jemaat :
1. Tinggalah Bersama Aku (2x);
2. KJ 161:1,4,5;
3. KJ 39:1,2,5;
4. Jadilah Terang Kami;
5. KJ 363:1-4;
6. PKJ 200;
Tinggalkan Balasan