• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Dalam Badai Tuhan Bertindak

- 22 Juni 2018 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 24 Juni 2018

Badai merupakan istilah simbolis bagi kehidupan yang diwarnai dengan persoalan atau masalah. Saat manusia menghadapi badai (kehidupan), pada kenyataannya ada beragam respons yang manusia tunjukkan, seperti: 1. Bersungut-sungut. 2. Marah kepada Tuhan. 3. Mngutuki Tuhan. 4. Putus asa. Sikap yang paling ekstrim dari hal ini adalah bunuh diri. 5. Menaruh percaya dan bersyukur kepada Tuhan. Sekalipun ini sikap yang jarang ditunjukkan oleh manusia, namun ini adalah sikap yang benar. Di balik hujan pasti ada pelangi; di balik kerang ada mutiara; di balik badai pasti ada makna kehidupan yang bisa didapat – di mana didalamnya ada karya Tuhan yang menyertai umat-Nya.

Di sisi lain, kenyataan hidup kita menunjukkan bahwa yang namanya badai itu akan selalu mewarnai kehidupan manusia. Tidak ada kehidupan yang tanpa diwarnai oleh badai – sekecil apapun badai itu. Suatu kali anak jatuh sakit, di lain waktu ada sikap sinis dari teman sekantor karena kita bersikap benar, atau rekan sepelayanan yang iri dan ingin menjatuhkan kita.

Sebagai umat beriman, hal yang perlu diwujudkan adalah melihat pengalaman hidupnya di masa lalu, yakni pada saat menghadapi badai, adakah jejak-jejak pertolongan Tuhan di dalamnya? Persoalannya adalah, dalam dunia yang terjebak pada “pemujaan kecepatan” (istilah dari Carl Honore dalam bukunya In Praise of Slow), kesempatan untuk melihat pengalaman hidup di masa lalu tersebut jadi sukar terwujud, sebab pikiran kita sudah disibukkan dengan persoalan-persoalan di masa kini.

Padahal, merasakan tindakan Tuhan di tengah badai menjadi sesuatu yang penting untuk mempeteguh iman percaya kita. Pernyataan ini dilandaskan pada keyakinan bahwa Allah itu Mahakuasa. Ia sesungguhnya mampu hadir di tengah badai, untuk menyatakan kuasa dan kasih-Nya kepada kita. Melalui tema khotbah pada hari ini, umat hendak diingatkan bahwa Allah memegang kendali atasnya. Di sisi lain, badai yang terjadi merupakan kesempatan bagi kita untuk menyaksikan kasih dan kuasa Allah. (Dian Penuntun Edisi 26).

Bacaan Alkitab:

  1. Ayub 38:1-11
  2. Mazmur 107:1-3, 23-32
  3. 2 Korintus 6:1-13
  4. Markus 4:35-41

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 17:1,4,6
  2. KJ 19:1-4
  3. KJ 25:1,2,4
  4. NKB 200:1-2
  5. KJ 287B
  6. NKB 123:1,2,4

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 17 Juni 2018
Kebaktian Minggu, 24 Juni 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com