• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Penerima Damai Sejahtera

- 10 April 2021 - admin 3 minutes read

Renungan Minggu, 11 April 2021

Saat merasa tidak aman, orang akan berusaha mencari perlindungan. Melakukan apa saja untuk memproteksi dirinya. Orang yang takut rumahnya didatangi pencuri, akan memastikan pintu rumahnya terkunci dengan baik. Jika perlu, pasang alarm anti maling. Orang yang takut perusahaannya mengalami kerugian finansial karena berbagai hal di masa depan, akan mengasuransikan perusahaannya. Orang yang takut akun pribadinya diretas akan memproteksi akunnya dengan password yang rumit. Orang yang takut dengan komentar netizen akan menutup kolom komentar di postingan-Nya.

Isu keamanan akan tetap mewarnai kehidupan manusia. Media setiap hari menyuguhkan berita tentang perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, atau kejahatan perang. Belum lagi ancaman-ancaman lain seperti kerusakan alam, virus penyakit yang konon dapat dijadikan senjata biologis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini, untuk menjadi korban kejahatan, tidak harus menunggu kita membuka pintu, keluar rumah dan pergi ke jalanan. Saat diam di rumah pun kita bisa saja memjadi korban dari kejahatan melalui dunia maya Cyber crime. Mulai dari yang remeh sepeti sms minta pulsa, penipuan berkedok hadiah hingga data pribadi kita yang dicuri dan diperjualbelikan.

Maka, segala upaya kita memproteksi diri pada satu sisi adalah bentuk pertahanan diri. Survival Mechanism. Kita perlu jaminan rasa aman supaya dapat menjalani hidup tenang. Termasuk untuk mengerjakn yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita. Namun, sejauh mana kita dapat memproteksi diri dan memastikan bahwa semua ada dalam kendali kita? Realitas hidup mengajarkan bahwa ada hal-hal yang di bawah kendali kita dan ada hal-hal yang tidak di bawah kendali kita.

Keinginan untuk memproteksi diri kerap berubah menjadi rantai yang membelenggu diri. Alih-alih terbebas dari rasa takut, yang terjadi justru kita dikekang rasa takut. Akibatnya kita tidak pernah menjadi benar-benar merdeka. Seperti para murid yang bersembunyi dan memproteksi diri mereka dengan pintu-pintu yang terkunci rapat. Mereka yang harusnya menjadi saksi kebangkitan Yesus Kristus justru masih bersembunyi oleh karena ketakutannya.

Yang diharapkan supaya hidupnya dapat menjadi berkat bagi banyak orang justru sibuk memikirkan keselamatan dirinya sendiri. Dalam hal ini apa yang dikatakan oleh Heidegger bahwa manusia adalah makhluk yang keberadaannya ditentukan oleh kecemasan di depan kematian (Sein- zum-Tode) menjadi sangat relevan. Di tengah situasi yang menyulitkan, penuh ancaman dan tidak manusiawi, setiap orang punya kesempatan untuk lebih jujur dengan dirinya sendiri. Apakah kita adalah pribadi yang memilih untuk memikirkan eksistensinya sendiri atau menjadi pribadi yang tetap bermakna (meaningful) dalam situasi sesulit apapun. (Dian Penuntun Edisi 31).

Bacaan Alkitab:

  1. Kisah Para Rasul 4:32-35
  2. Mazmur 133
  3. 1 Yohanes 1:1-2; 2
  4. Yohanes 20:19-31

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 190:1-3
  2. Mazmur 133
  3. KJ 353:1-2
  4. PKJ 203:1-6
  5. KJ 365B:1,4
  6. PKJ 267 (2x)

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 4 April 2021
Kebaktian Minggu, 11 April 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com