Kepada siapakah seseorang akan memercayakan sebuah pekerjaan atau proyek penting? Tentu kepada seseorang yang mempunyai kualitas kerja baik dan dapat dipercaya oleh kita! Namun, kata orang, kualitas kerja baik dan dipercaya saja tidak cukup. Butuh orang yang setia. Jika perlu, harus berjanji bahkan bersumpah setia.
Mengapa bersumpah setia? Karena kesetiaan adalah salah satu kualitas karakter yang sangat diperlukan dalam relasi seseorang, seperti: pernikahan, persahabatan, pekerjaan, atau pelayanan, dsb. Namun, setiap orang berubah karena keinginannya sendiri atau berbagai godaan yang ada di sekitarnya.
Sehingga siapapun yang sudah berjanji pun bisa berubah menjadi NATO (No Action Talk Only), cuman ngomong doang, omong kosong, tanpa tindakan nyata. Bicaranya besar, hebat, luar biasa, tetapi tidak melakukan apa-apa. Kosong! Akibat dari ketidaksetiaan adalah ketidakpercayaan. Sebaliknya, kesetiaan akan semakin menguatkan kepercayaan seseorang karena kesetiaan tidak membuat khawatir atau takut. Kesetiaan menenangkan dan mendamaikan hati.
Oleh karena itu, bagi seseorang, bersumpah setia itu menjadi penting dan perlu dilakukan. Sumpah bisa menjadi sesuatu yang mengikat, yang mengingatkan atau yang menguatkan kesetiaan, motivasi dan komitmen seseorang untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan dan diselesaikannya.
Jika pada hari Minggu kemarin, Minggu Biasa Ketigabelas, umat belajar memahami kesetiaan iman Abraham kepada Allah, maka pada hari Minggu ini, Minggu BiasaKeempatbelas, umat akan belajar memahami kesetiaan dari seorang hamba kepada tuannya.
Abraham. Seorang hamba yang diberi tugas mengurus dan mengatur pernikahan Ishak, anak tuannya, anak Abraham. Seorang hamba yang diangkat sumpah dan setia untuk melakukan tugas yang dipercayakan kepadanya. Dalam kehidupan sebagai orang percaya, setia itu perlu dilakukan karena Dia yang menganugerahkan hidup dan memanggil umat berkarya bersama-Nya adalah setia. Kesetiaan bukanlah sebuah reaksi terhadap sesuatu, melainkan sebuah ketekunan berkomitmen terhadap sesuatu atau tanggung jawab yang diberikan dan dipercayakan kepadanya. Kesetiaan adalah ungkapan kasih .(Dian Penuntun Edisi 42)







