• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Kasih Allah: Penopang Bagi yang Lemah

- 15 April 2016 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 17 April 2016 – Paskah IV

Bacaan Injil pada Minggu Paskah IV, Yohanes 10:22-30, ini mengajak kita mengingat kembali metafora yang menggambarkan hubungan kita dengan Yesus, yaitu Yesus sebagai Gembala dan kita sebagai domba-domba-Nya. Yesus menyebut setiap orang yang percaya kepada-Nya “domba-domba-Ku” (ayat 25-26). Sebutan ini langsung diikuti dengan penjelasan mengenai apa yang terjadi dalam hubungan tersebut. Hubungan antara sang Gembala dengan domba-domba-Nya ditandai dengan ketaatan para domba, keakraban diantara kedua pihak, dan jaminan perlindungan dan pemeliharaan yang tiada henti dari sang Gembala (ayat 27-28).

Metafora Gembala-Domba tersebut disampaikan Yesus pada waktu Ia “dikepung” oleh sekelompok orang Yahudi yang menuntut-Nya untuk menyatakan identitas mesianik-Nya dengan jelas. Mengapa mereka menuntut penegasan Yesus, dan apa yang mereka harapkan dari tuntutan ini? Kepada Yesus, mereka mengaku bahwa penegasan itu perlu agar mereka tidak lagi hidup dalam kebimbangan (ayat 24).

Namun, seperti kita tahu, melepaskan mereka dari kekuasaan Romawi bukanlah mesianik Yesus. Ada misi yang lebih besar dan lebih penting dari itu. Misi mesianik Yesus adalah menyatakan kehadiran Allah di tengah umat-Nya, agar umat Allah melihat kemuliaan-Nya (lihat Yohanes 1:14). Dalam konteks inilah Yesus menyampaikan metafora hubungan sang Gembala dan domba. Karena itulah jaminan yang diberikan Yesus, sang Gembala, kepada domba-domba-Nya sepenuhnya bertumpu pada kenyataan bahwa Bapa adalah pemilik yang sesungguhnya dari domba-domba tersebut dan tidak ada yang dapat merebut mereka dari tangan Bapa (Yohanes 10:29).

Demikian juga, ungkapan Yesus, “Aku dan Bapa adalah satu” (ayat 30) akan menjadi jelas bila kita menghubungkannya dengan ayat 25b, “…pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberi kesaksian tentang Aku.”. Artinya, mukjizat-mukjizat-Nya yang dikerjakan Yesus haruslah dilihat sebagai pekerjaan Allah sendiri di tengah umat-Nya. Dengan begitu kita dapat menyimpulkan bahwa metafora hubungan Gembala-domba di sini digunakan Yesus untuk menyampaikan misi mesianik-Nya yang menegaskan dan menjamin kehadiran Allah ditengah umat-Nya. (Dian Penuntun Edisi 21).

Bacaan Alkitab:

  1. Kisah Para Rasul 9:36-43
  2. Mazmur 23
  3. Wahyu 7:9-17
  4. Yohanes 10:22-30

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 15:1-3
  2. PKJ 76:1-3
  3. PPK 8B:1-2 (Bag. Belakang)
  4. PKJ 205:1-2
  5. KJ 287B
  6. NKB 201:1-2

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 10 April 2016
Kebaktian Minggu, 17 April 2016

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com