• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Carilah Buktinya dan Yakinlah pada Allah

- 27 Mei 2016 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 29 Mei 2016

Kita mengenal istilah Silogisme. Silogisme adalah jenis penalaran deduksi, yaitu upaya menarik kesimpulan dari satu atau lebih pernyataan umum sehingga tercapai sebuah kesimpulan tertentu. Seringkali dalam proses keberimanan, seseorang mengambil kesimpulan-kesimpulan iman dengan menggunakan silogisme, baik disadari atau tidak.

Dalam sebuah diskusi dengan umat, penulis acapkali memerhatikan penarikan-penarikan kesimpulan ini terjadi dengan begitu saja tanpa sebuah refleksi yang mendalam. Sebagai contoh seorang ibu berujar, “Pak, saya pasti dihukum Tuhan dengan sakit yang saya derita. Tuhan sedang tidak menyayangi saya, ia marah pada saya. Namun saya tidak mengerti apa kesalahan saya, Pak. Tolong saya diberitahu, Pak!” Mengapa sang ibu berkata demikian? Ternyata dalam percakapan, ia memiliki pemahaman bahwa sakit adalah bentuk hukuman dari Tuhan. Sekarang ia sakit, maka ia sedang dihukum Tuhan. Silogisme ini bernama silogisme kategoris. Penarikan kesimpulan yang gegabah mengakibatkan ia merasa bahwa Allah membenci dan menghukumnya.

Kehidupan kita seringkali diperhadapkan dengan premis-premis tertentu yang mendorong kita mengambil kesimpulan-kesimpulan iman. Alangkah berbahayanya bila kita belum memiliki cukup waktu untuk berefleksi dengan sungguh dan kehilangan kemampuan untuk menarik kesimpulan iman yang tepat. Bisa jadi, kita akan jauh dari iman yang tunduk pada kuasa dan kehendak Allah.

Kesimpulan iman yang sehat adalah kesimpulan yang lahir dari pengamatan dan refleksi terhadap bukti-bukti kehidupan serta premis-premis kecil iman yang mendorong semakin kokohnya premis umum sebagai fondasi kepercayaan seseorang. Kesimpulan iman yang baik dari silogisme dalam kehidupan akan membawa seseorang semakin hormat pada Allah serta tunduk pada kuasa dan kehendak-Nya.

Sebuah pertanyaan yang dapat dipakai untuk merangkaikan ketiga bacaan dalam tulisan ini adalah ‘siapa yang memiliki kuasa?’ Pertanyaan ini menjadi penting saat kita hendak mengajak umat untuk menghormati Allah dalam kehidupannya. Keyakinan akan kuasa Allah mendatangkan pengharapan yang diwujudkan dalam perilaku nyata. Masing-masing kisah dalam model komplementer ini adalah premis-premis khusus untuk menarik sebuah kesimpulan iman yang kokoh bahwa Tuhan Sang empunya kuasa dan mendorong umat untuk semakin tunduk dan menjalankan kehendak-Nya. (Dian Penuntun, Edisi 22).

Bacaan Alkitab:

  1. 1 Raja-Raja 8:22-23, 41-43
  2. Mazmur 96:1-9
  3. Galatia 1:1-12
  4. Lukas 7:1-10

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 37:1-3
  2. PKJ 103:1-3
  3. NKB 10:1,3
  4. PPK 164:1-3
  5. KJ 450
  6. KJ 376:1-3

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 22 Mei 2016
Kebaktian Minggu, 29 Mei 2016

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com