• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Dikasihi dan Berkenan kepada Allah

- 6 Januari 2024 | 5 Januari 2024 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 7 Januari 2024 – Perjamuan Kudus

Kata “pencitraan” kerap muncul di masa menjelang Pemilu. Walau sebenarnya tidak selalu berkonotasi  negatif, tetapi ketika dikaitkan dengan dunia politik, kata “pencitraan” ini selalu bermakna negatif. Orang yang melakukan pencitraan dipandang sebagai orang yang tengah menampilkan diri yang berbeda dari dirinya yang sejati.

Mungkin dengan tutur kata yang nampak santun dan menarik, dengan bentuk perhatian dan kepedulian kepada kelompok kecil dan tersisih, dengan melakukan aksi-aksi yang mengundang berbagai decak kagum. Namun semua penampilan itu hanyalah pencitraan semata untuk “mencari muka” di tengah masyarakat  dan berkenan di hati rakyat namun demi mendulang suara yang ditujukan bagi kepentingan dirinya sendiri.

Pencitraan bisa juga dilakukan manusia dalam hal peribadahan. Supaya nampak saleh, demawan, setia dsb. Di hadapan manusia, pencitraan kesalehan, yang dilakukan melalui peribadahan ini, bisa jadi tampak baik. Akan tetapi di hadapan Tuhan, pencitraan semacam ini akan menjadi kesia-sian. Tuhan tidak akan berkenan kepada manusia yang hanya membangun kesalehan yang palsu.

Hari ini kita merayakan Minggu Pembaptisan Yesus. Injil Markus memcatat kisah ini sebagai peristiwa pertama tentang Yesus.

Yesus dibaptiskan bukan karena Ia berdosa, melainkan bagian dari solidaritas-Nya pada orang berdosa yang akan memuncak pada peristiwa salib saat Ia merengkuh maut. Pada peristiwa pembaptisan Yesus, terjadilah teofani Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus yang disertai dengan suara tentang jati diri Yesus sebagai Sang Anak  yang dikasihi dan berkenan kepada Allah.

Peristiwa yang menakjubkan ini tidak hanya mengungkapkan tentang jati diri Yesus semata namun memberi makna bahwa di dalam Yesus yang dikasihi dan berkenan kepada Allah, manusia yang percaya kepada-Nya juga dapat mengalami kuasa Allah yang memberi kehidupan. Di dalam Dia manusia mengalami kehidupan orang percaya supaya hidupnya penuh dengan rasa syukur sehingga tidak perlu membangun pencitraan di hadapan Tuhan.

Di dalam Yesus kita telah memiliki citra yang baik, yakni dikasihi dan berkenan kepada Allah, tanpa perlu menciptakan pencitraan apapun, baik di hadapan manusia maupun dihadapkan Allah. Tidak berhenti sampai di sana, setiap orang percaya dipanggil untuk menunjukkan kualitas hidup sebagai orang yang dikasihi dan berkenan kepada Allah dengan ikut serta dalam gerak solidaritas Kristus bagi orang berdosa.  
(Dian Penuntun Edisi 37).

Bacaan Alkitab:

  1. Kejadian 1:1-5
  2. Mazmur 29
  3. Kisah Para Rasul 19:1-7
  4. Markus 1:4-11

Nyanyian Jemaat:

  1. PKJ 2
  2. KJ 358:1-2
  3. KJ 39:1-2
  4. Mazmur 29
  5. PKJ 265:1-2
  6. KJ 183:1-2
  7. NKB 204: 1,4

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 31 Desember 2023
Kebaktian Minggu, 7 Januari 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com