• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Hidup yang Patut di Hadapan Allah

- 10 Januari 2020 | 10 Januari 2020 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 12 Januari 2020

Hari Minggu ini adalah hari minggu yang memperingati baptisan Yesus. Pada kesempatan inilah umat diajak kembali untuk menggali dan menghayati makna baptisan Yesus tersebut. Yesus dibaptiskan, bukan karena Ia berdosa, melainkan karena adanya kehendak Allah yang hendak ditegaskan, dilaksanakan.

Kehendak Allah itu telah dinyatakan dalam sejarah panjang umat manusia, bagaimana Allah memiliki sebuah rencana karya keselamatan. Rencana itu adalah rencana keselamatan bagi manusia yang berada dalam dosa. Umatlah yang berdosa, umatlah yang perlu mengaku dosa, umatlah yang perlu dibaptiskan dan bertobat. Oleh karena itu, baptisan Yesus menjadi peristiwa yang menyatukan diri-Nya dengan setiap orang yang mengaku dosa dan merindukan pertobatan.

Baptisan Yesus menyatukan-Nya dengan komunitas umat manusia yang rindu untuk berelasi dengan Allah. Dengan demikian, peristiwa baptisan Yesus dimaknai sebagai bentuk laku hidup Yesus yang disesuikan, diselaraskan dengan kehendak Allah. Yesus mendeklarasikan laku hidup yang patut, layak, sesuai sebagai ‘hamba pilihan’ yang hendak menggenapi rencana keselamatan Allah.

Di dalam pemaknaan akan peristiwa baptisan inilah kita kembali merenungkan panggilan Yesus pada gereja untuk juga ikut serta dalam karya keselamatan bagi dunia. Karena itu, seluruh laku hidup gereja adalah laku hidup yang disesuaikan, deselaraskan, dengan kehendak Allah. Gereja hidup bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk menggenapi kehendak Allah di dalam dunia.

Ini bukanlah hal yang mudah, karena dalam kenyataannya, gereja berhadapan dengan berbagai tantangan dan hambatan yang mendera sepanjang waktu. Apakah gereja senantiasa hidup patut di hadapan Allah? Dalam perjalanan sejarah gereja dapat menjadi komunitas maupun institusi yang menjalanan kehendaknya sendiri, alih-alih kehendak Allah.

Ada gereja yang memperjuangkan hal-hal yang dianggap benar, tanpa refleksi yang mendalam terhadap kebenaran Allah yang sesungguhnya berkutat dalam konflik ajaran atau sistem yang berujung pada perpecahan gereja; berkolusi dan manipulasi untuk menjadi gereja yang eksis di tengah situasi masyarakat yang korup.

Ada hal-hal yang gereja lakukan sebagai hal yang dianggap perlu, tetapi ternyata jauh dari keselamatan yang Allah hendak nyatakan. Minggu ini, gereja digugah kembali mengenai makna hidup selaras dengan kehendak Allah dalam perjalanan menata diri di tahun yang baru. (Dian Penuntun Edisi 29).

Bacaan Alkitab:

  1. Yesaya 42:1-9
  2. Mazmur 29
  3. Kisah Para Rasul 10:34-43
  4. Matius 3:13-17

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 1:1-2
  2. NKB 154:1-3
  3. KJ 457:1-3
  4. NKB 164:1-3
  5. PKJ 103
  6. NKB 84:1&2 (PK)
  7. NKB 207:1-3

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 5 Januari 2020
Kebaktian Minggu, 12 Januari 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com