• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Ketaatan: Melakukan Apa yang Harus Dilakukan

- 4 Oktober 2013 | 5 Oktober 2013 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 6 Oktober 2013 – Perjamuan Kudus

Sinonim ‘ketaatan’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kepatuhan, kesetiaan dan kesalehan. Dengan melihat sinonim kata tersebut, agaknya kita bisa mengatakan bahwa ada korelasi antara kesalehan dan ketaatan. Hal itu menghasilkan sebuah kesimpulan logis: penanda kesalehan seseorang tampak melalui ketaatannya pada kesepakatan bersama atau hukum yang berlaku. Ketaatan semacam ini menghasilkan kesadaran bahwa taat itu baik bagi kehidupan bersama, dalam kerangka memuliakan Tuhan.

Memang dalam realitas, banyak juga orang yang taat karena takut. Model semacam ini menghasilkan orang-orang yang berani melanggar peraturan selama ia merasa sang penjaga peraturan tidak ada. Seperti seseorang yang melanggar rambu lalu lintas dengan menerobos lampu merah. Ketika ditangkap oleh polisi, ia ditanya: “Apakah Anda tahu, bahwa lampu tanda lalulintas berwarna merah telah menyala?” “Tahu, pak” jawabnya. “Lalu mengapa Anda tetap menerobos?” Selidik polisi lagi. “Maaf pak. Yang saya tidak lihat bapak yang berdiri di sini …”

Jika kemudian ketaatan menjadi langka, kita seharusnya berefleksi, apa yang terjadi dengan kesalehan kita? Sebab, bukankah selama ini ibadah (bersama) – yang sering dianggap sebagai bukti kesalehan – umat beragama di Indonesia selalu saja disesaki oleh umat? Jika kemudian perilaku orang yang tampak saleh itu jauh dari taat, itu berarti ada persoalan besar dengan ibadah kita. Sebab, ibadah ternyata tidak menghasilkan orang-orang yang taat. Ketidaktaatan ditandai dengan berbagai pelanggaran di segala bidang. Lihatlah kasus korupsi yang makin merajalela. Hal itu terjadi bukan karena tidak adanya hukum, akan tetapi hukum justru dipakai untuk melegitimasi pelanggaran! Langkanya ketaatan seharusnya mendorong kita untuk mawas diri dengan ibadah kita. Sudahkah ibadah itu dilakukan dengan kesungguhan hati, atau hanyalah supaya kelihatan seperti orang penuh bakti? (Dian Penuntun edisi 16, hal. 221-222).

Bacaan Alkitab:

  1. Habakuk 1:1-4, 2:1-4
  2. Mazmur 37:1-9
  3. 2 Timotius 1:1-14
  4. Lukas 17:5-10

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 1:1-3
  2. NKB 217:1,2,5
  3. NKB 11:1,2
  4. NKB 89:1,2
  5. NKB 133
  6. NKB 80:1-3
  7. NKB 213:1,3

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 29 September 2013
Kebaktian Minggu, 6 Oktober 2013

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com