• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Krisis Sebagai Peluang untuk Berubah

- 29 Oktober 2010 | 10 Maret 2012 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 31 Oktober 2010

Makna “krisis” sering dipahami sebagai suatu situasi yang tidak stabil dan berbahaya bagi seseorang atau sekelompok orang khususnya dalam bidang ekonomi, sosial, politik, dan militer. Dalam situasi krisis, sebenarnya seseorang berada dalam masa pengujian (testing time). Apabila dia mampu melewati masa pengujian tersebut dengan baik, maka dia akan mampu menapak ke tingkat mental dan rohani yang lebih tinggi.

Namun sayang sekali makna “krisis” sering dilepaskan dari situasi dosa yang membelenggu kehidupan seseorang atau umat. Padahal realitas dosa merupakan akar segala krisis. Bila hidup kita dikuasai oleh dosa, maka kita berada dalam situasi krisis yang membahayakan seluruh hidup dan keselamatan kita. Krisis karena dosa lebih buruk dan berbahaya dari semua jenis krisis apapun juga. Sering kali kita tidak sadar bahwa kita telah berada didalam kondisi krisis spiritual.

Seperti kondisi umat Israel yang dicatat dalam kitab Yesaya pasal 1 lebih mengutamakan ritualisme dan persembahan. Mereka tidak menyadari bahwa mereka tengah berada didalam kondisi krisis, mereka menganggap bahwa semakin banyak mereka mempersembahkan korban kepada Allah, maka secara otomatis Allah akan mengampuni dosa dan kesalahan mereka. Justru sebaliknya Allah menolak mereka. Pembaruan hidup bukan dibangun melalui persembahan dalam jumlah yang besar, tetapi seharusnya dengan sikap pertobatan. Bila umat bertobat, maka Allah berjanji: “sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba”.

Demikian pula sikap umat percaya yang sering beranggapan bahwa dengan mengikuti langkah Kristus dengan setia telah menjamin keselamatan dan pengampunan Allah. Padahal tindakan mengikut Kristus harus diikuti pula dengan pertobatan sebagaimana yang telah dilakukan oleh Zakheus yang dengan tulus melepaskan segala harta milik yang telah kita ambil secara tidak halal. Zakheus memperlihatkan kerinduan dan kebutuhan akan seorang Juru-selamat dan bersedia diubah hidupnya oleh Kristus.

Itu sebabnya kepada orang-orang seperti Zakheus, Tuhan Yesus berkata: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham” (Lukas 19:9). Di dalam Kristus, krisis berhasil diubah menjadi peluang yang membebaskan dan menyelamatkan. Jadi bagaimanakah sikap Saudara sekarang? Kiranya Tuhan menolong kita.

Leksionari Alkitab:

  1. Yesaya 1:10-18
  2. Mazmur 32:1-7
  3. 2 Tesalonika 1:1-4, 11-12
  4. Lukas 19:1-10

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 20:1,4
  2. PKJ 168:1,2
  3. PKJ 101:1,3
  4. KJ 354:1,2
  5. KJ 439
  6. KJ 440:1,3

Navigasi pos

PKJ 238 – Kita Dirangkul Oleh Kuasa Kasih
Kegiatan Minggu Ini, 31 Oktober s.d. 6 November 2010

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com