• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Pahlawan Tanpa Topeng

- 8 November 2019 | 8 November 2019 - admin 3 minutes read

Renungan Minggu, 10 November 2019

Siapakah identitas kita sebagai seorang murid sesuai Matius 5: 13-16? Yang pertama, kita adalah garam dunia. Garam di dalam konteks Timur Dekat Kuno bermanfaat untuk memberikan rasa dan mengawetkan makanan. Murid dipanggil untuk memberikan rasa kepada dunia ini (Kol. 4: 6) atau untuk mencegah peradaban yang semakin rusak. Murid Kristus dipanggil untuk membuat dunia ini menjadi dunia yang lebih baik.

Dunia yang dimaksud di dalam ayat ini adalah sebuah ruang yang perlu dipengaruhi oleh murid-murid Kristus. Garam yang tidak asin merupakan istilah yang kontradiktif. Ibarat air yang tidak basah. Yesus memaksudkan ini bagi para murid yang sudah kehilangan perbedaannya di tengah-tengah masyarakat di dunia ini. Orang seperti demikian bukan saja menjadi hambar, tetapi juga menjadi bebal.

Yang kedua, kita adalah terang dunia. Hal ini berkait erat dengan Matius 5: 11-12. Kita akan dianiaya oleh sebab Yesus Juruselamat kita pun teraniaya. Kita menjadi terang dunia karena Yesus dalam Injil Yohanes menyatakan bahwa Dia adalah Terang dunia (Yoh. 8: 12). Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Setiap perbuatan yang memuliakan Allah tidak mungkin bisa disembunyikan, pasti nampak. Mengapa hidup Yesus sangat eye-catching (menarik bagi yang melihat) dan ear-catching (menarik bagi yang mendengar)?” Karena Dia adalah Sang Terang sejati. Perkataan-Nya senada dengan perbuatan-Nya.

Apakah kita hidup di dalam integritas? Beranikah kita menyatakan kebenaran? Ataukah kita adalah garam yang sudah hambar? Atau di tengah jaman yang instagrammable kita juga bisa mengajak saudara-saudara seiman untuk tidak meng-instagram-kan perbuatan-perbuatan baik kita. “Orang seperti itu sudah mendapatkan upahnya.” Bila kita seperti itu, maka kebajikan kita bertopeng, kebaikan kita berkamuflase. Bila kita seperti itu adanya, maka pada hakikatnya kita adalah pahlawan bertopeng.

Bagaimanakah kita bisa menjadi pahlawan tanpa topeng? Gagasan dari John Piper bisa menutup perenungan kita. The saltiness of the salt and the brightness of the light is not good deeds in the abstract —lots of unbelievers do good deeds— but the deeds done joyfully for Christ’s sake in the face of opposition and persecution. That is what tastes salty and appears bright and causes people to glorify God — not just our good deeds. Rasa asinnya garam dan terangnya cahaya bukanlah perbuatan baik secara abstrak —banyak orang yang belum percaya juga melakukan perbuatan baik— tetapi perbuatan itu dilakukan dengan sukacita demi Kristus dalam menghadapi pertentangan dan penganiayaan. Itulah perbuatan baik yang terasa asin dan yang nampak terang dan menyebabkan orang-orang memuliakan Allah — bukan hanya perbuatan baik kita saja.

(Disadur dari bahan khotbah – BPMSW GKI SW Jabar)

Bacaan Alkitab:

Matius 5:13-16

Nyanyian Jemaat:

  1. Tanah Air
  2. KJ 340:1-3
  3. KJ 46:1,2,3,5
  4. KJ 260; 1-3
  5. NKB 212:1-3
  6. NKB 133
  7. PKJ 177:1,3

Navigasi pos

Warta Jemaat Minggu, 3 November 2019
Kebaktian Minggu, 10 November 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com