• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Sabar dalam Menantikan Syalom yang Sesungguhnya

- 10 Desember 2010 | 10 Maret 2012 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 12 Desember 2010

Ciri khas pribadi Yohanes Pembaptis tampil bagai batu karang yang kokoh di tengah-tengah padang gurun Israel. Suaranya yang tajam dan kuat mengungkap kebenaran Tuhan sering menukik tajam bergema tanpa rasa takut. Dia menyerukan pertobatan kepada seluruh umat Israel dengan menghasilkan buah-buah pertobatan. Namun dengan rendah hati, Yohanes Pembaptis menyatakan bahwa dia tidak layak untuk “membuka tali kasut” Mesias yang akan datang. Sebab Mesias yang akan datang tersebut membaptis dengan Roh Kudus dan api.

Dengan berani pula Yohanes Pembaptis menegur kehidupan orang Farisi dan orang Saduki di tepi sungai Yordan sebagai “keturunan ular beludak” (Matius 3:7). Dia juga tidak segan menegur secara terbuka kehidupan raja Herodes yang mengambil Herodias, isteri saudaranya, dengan pernyataan: “Tidak halal engkau mengambil Herodias” (Matius 14:4). Itu sebabnya Yohanes Pembaptis di Matius 11:2 dipenjarakan. Tetapi dinding-dinding penjara yang keras dan dingin serta belenggu besi yang mengikat kedua tangan dan kakinya dalam kurun waktu yang mungkin cukup lama, membuat Yohanes Pembaptis mulai ragu dan bertanya di dalam hatinya tentang diri Kristus: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?” (Matius 11:2-3).

Jawaban yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepadanya membuat Yohanes Pembaptis tetap bertahan di tengah-tengah deritanya, karena hatinya telah memperoleh damai dan penegasan tentang Yesus, Mesias yang dijanjikan. Ia tetap teguh menjalankan panggilannya sampai pada saat ia dijatuhi hukuman mati oleh raja Herodes. Saudara, jikalau Yohanes yang merupakan nabi yang begitu agung dan besar, bisa mengalami keraguan, apalagi kita. Kita adalah manusia yang lemah dan berdosa yang membutuhkan kasih karunia yang terus menerus dari Tuhan agar kita dapat sabar, tidak muncul sungut-sungut dalam hati dan hidup kita. Dan supaya kita mampu “Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: “Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!”” (Yesaya 35:3-4).

Leksionari Alkitab:

  1. Yesaya 35:1-10
  2. Mazmur 146:5-10
  3. Yakobus 5:7-10
  4. Matius 11:2-11

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 46:1,2,5
  2. KJ 81:1-3
  3. KJ 423:1-4
  4. KJ 145:1-2
  5. KJ 403
  6. KJ 427:1-2

Navigasi pos

PKJ 280 – Takut Akan Tuhan
KJ 281 – Segala Benua dan Langit Penuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Allah Itu Baik
  • Warta Jemaat, Minggu, 13 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com