• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Teguran yang Memulihkan

- 9 September 2023 | 8 September 2023 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 10 September 2023

Dalam hidup bersama, bertegur-sapa adalah sebuah keniscayaan. Melalui bertegur-sapa itulah kita bisa membangun kehangatan dalam perjumpaan serta membuat kita semakin mengenal satu dengan yang lainmya.

Namun sesungguhnya bertegur-sapa menjadi semakin sulit ketika harus kita lakukan kepada orang yang tidak kita kenal apalagi kepada orang yang telah melakukan apa yang mendatangkan masalah bagi kita. Kalau toh kita menegur orang asing, hanya “say hello”,

Namun, tidak demikian dengan kalau kita berjumpa dengan orang yang telah melukai kita atau membuat masalah  dengan kita, maka bukannya teguran yang ramah yang akan kita lakukan melainkan kemarahan dan kebencian dan tak jarang sebuah penghakiman.

Dalam hidup bersama sebagai jemaat, tentunya kehidupan menggereja kita tak senantiasa mulus-mulus saja. Kita juga tak senantiasa berjumpa dengan orang-orang yang baik, apalagi malaikat. Sehingga potensi konflik sejatinya tak bisa dihindarkan.

Dalam kondisi yang seperti ini, apa yang diungkap oleh Yesus penting untuk kita beri perhatian. Sebab dengan langkah-langkah pastoral yang coba disampaikan oleh Yesus inilah kita dimampukan untuk menjaga kehidupan menggereja tetap utuh.

Pendekatan komunikasi yang dibangun atas mereka yang kedapatan bersalah bukanlah penghakiman, melainkan kasih. Kita menempatkan orang yang bersalah sejatinya  punya hak untuk dipulihkan dan kembali dalam kehidupan yang benar. Hal ini tidak akan bisa terwujud manakala komunikasi yang dibangun  adalah penghakiman dan jarak yang sedemikian jauh.

Semangat untuk tetap mendambakan mereka yang telah tersesat untuk kembali adalah jiwa yang harus dipertahankan dengan sangat kuat. Sebab, godaan terbesar dalam komunikasi dengan mereka yang kedapatan telah melakukan kesalahan atau dosa adalah memandang mereka sebelah mata dan kita memposisikan diri sebagai yang baik dan benar.

Komunikasi yang membuka diri bagi orang yang berdosa kembali sangat penting. Karenanya, niatan untuk mempermalukan tak ada dalam diri mereka yang membangun komunikasi. Untuk itu, semangat seperti seorang gembala yang terus mencari dombanya yang hilang perlu dimiliki oleh setiap anggota jemaat agar keutuhan tubuh Kristus dapat terus dipertahankan. (Dian Penuntun Edisi 36).

Bacaan Alkitab:

  1. Yehezkiel 33:7-11
  2. Mazmur 119:33-40
  3. Roma 13:8-14
  4. Matius 18:15-20

Nyanyian Jemaat:

  1. KJ 1:1,2
  2. NKB 22:1,2
  3. PKJ 199:1,2
  4. Mazmur 119
  5. KJ 350:1-3
  6. KJ 344:1,2

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 3 September 2023
Kebaktian Minggu, 10 September 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com