• Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming
Skip to content
GKI Harapan Indah

GKI Harapan Indah

Jalan Taman Kenanga Blok HA Nomor 4 – 5, Kota Harapan Indah, Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia

  • Syaloom
  • Kebaktian
    • Jadwal Kegiatan
    • Tata Ibadah
    • Etika Beribadah
  • Sejarah
    • Ini Aku, Utuslah Aku
    • Pos KPK Harapan Indah (Maret 1994 – Maret 1998)
    • Bakal Jemaat (Maret 1998 – Oktober 1999)
    • GKI Harapan Indah (Oktober 1999 – Sekarang)
    • Klasis Priangan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
  • Profil
    • Komisi
      • Komisi Anak
      • Komisi Remaja
      • Komisi Pemuda
      • Komisi Kairos
      • Komisi Wanita
      • Komisi Usia Indah
      • Komisi Musik
    • Visi dan Misi
    • Pengerja
    • Badan Hukum
    • Lokasi
    • Bakal Pos – Jemaat Mandiri GKI Symphony
    • Sekilas Situs
  • Rekening
  • Download
    • Rekap Kidung Jemaat (KJ)
    • Rekap Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Rekap Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
    • Video Kegiatan
  • Warta-Liturgi Jemaat
  • Live Streaming

Renungan

Tidak Hina, Tetapi Berharga

- 13 September 2025 | 13 September 2025 - admin 2 minutes read

Renungan Minggu, 14 September 2025

Pada tanggal 1 Desember 1955, seorang wanita Afrika-Amerika bernama Rosa Parks menolak untuk memberikan tempat duduknya kepada seorang pria kulit putih di sebuah bus umum. Ini melanggar peraturan saat itu yang memerintahkan orang kulit hitam untuk memberikan tempat duduk kepada orang kulit putih jika bus penuh. Rosa Parks ditangkap dan kejadian ini memicu protes besar-besaran.

Martin Luther King Jr., yang pada waktu itu merupakan seorang pendeta muda yang berpengaruh dan menjadi pemimipin lokal di Montgomery, terlibat dalam protes tersebut. Dia membantu mengorganisasi aksi diskriminasi rasial di dalam bus. Boikot tersebut akhirnya berhasil dan pada tahun 1956, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa segregasi di dalam bus umum tidaklah konstitusional.

Keberanian Rosa Parks dan perjuangan yang dipimpin oleh Martin Luther King Jr., serta banyak orang lainnya di Montgonery adalah tonggak penting dalam gerakan hak sipil di Amerika Serikat dan telah mengilhami banyak orang di seluruh dunia dalam perjuangan melawan ketidakadilan rasial.

Namun, apakah dengan demikian bentuk-bentuk diskriminasi terhadap kelompok orang-orang tertentu yang dianggap hina kini telah berakhir? Ternyata, sampai saat ini persoalan diskriminasi, penindasan, dan bentuk-bentuk ketidakadilan lainnya masih saja terjadi.

Pada tahun 2012, muncul gerakan “Black Lives Matter” (BLM), sebagai respon terhadap kematian Trayvin Martin, seorang remaja kulit hitam yang ditembak mati oleh seorang warga sipil bernama George Zimmerman di Florida.

Perilaku diskriminatif mungkin saja terjadi dilingkungan sekitar kita. Bahkan, disadari ataupun tidak, kita sebagai gereja terkadang juga terlibat dalam praktik-praktik diskriminasi. Salah satu yang paling terlihat adalah ketidakadilan terhadap mereka yang kita anggap hina dan berdosa.

Kita enggan hanya untuk sekedar menerima orang yang memiliki latar belakang ekonomi yang lemah di dalam kelompok paduan suara kita, atau mempergunjingkan mereka yang anggota keluarganya jatuh dalam dosa, atau hal-hal lainnya sehingga sebuah persekutuan yang diikat di dalam kasih Kristus, kita justru menepikan mereka yang terhilang dan berdosa. (Dian Penuntun Edisi 40).

Bacaan Alkitab:

  1. Keluaran 32:7-14
  2. Mazmur 51:1-10
  3. 1 Timotius 1:12-17
  4. Lukas 15:1-10

Nyanyian Jemaat:

  1. NKB 5:1,2
  2. PKJ 42:1-3
  3. KJ 40:1,3,4
  4. PKJ 212 (2X)
  5. PKJ 267 (2X)

Navigasi pos

Warta Jemaat, Minggu, 7 September 2025
Kebaktian Minggu, 14 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • YouTube
  • Foto
  • Warta Mingguan
    • Penatalayanan Kebaktian
    • Persekutuan
    • Renungan
    • Ringkasan Kegiatan
    • Statistik Kegiatan
    • Warta Jemaat
  • Nyanyian Jemaat
    • Kidung Jemaat (KJ)
    • Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB)
    • Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ)
  • Warta Tahunan
    • Bulan Keluarga
    • HUT GKI Harapan Indah
    • HUT PPK Tabitha
    • Jadwal Paskah
    • Jadwal Natal
    • Majalah Talenta

Warta dan Liturgi Jemaat

Warta Jemaat, Minggu 25 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 18 Oktober 2026
Liturgi, Minggu 11 Oktober 2026

Tulisan Terakhir

  • Warta Jemaat, Minggu, 25 Oktober 2026
  • Belajar Mewariskan
  • Warta Jemaat, Minggu, 18 Oktober 2026
  • Belajar Memilih
  • Warta Jemaat, Minggu, 11 Oktober 2026
  • Belajar Kembali
  • Warta Jemaat, Minggu, 04 Oktober 2026
  • Belajar Mendengar
  • Kerjakanlah Keselamatanmu!
  • Warta Jemaat, Minggu, 20 September 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Spotify
  • TikTok
  • Mail
myGKIHI+

Aplikasi myGKIHI+

Temukan di Google Play Unduh di App Store
Powered by WordPress Theme: BlogX by wpthemespace.com